Latest Entries »

belajar terus

dear blog,

banyak cerita yang ingin kubagi, siap mendengarkannya?

Subhanallah deh, Allah lagi sayang sama diriku ini… diberi-Nya daku cobaan tiada henti.

Dari akhir bulan lalu, aku kehilangan satu tas kerja, lengkap dengan dompet (semua kartu ada disitu), handphone, modem, flashdisk, dan laptop. (pasti yang terakhir bikin ‘glek’)

waiiiiit, ya ya ya.. semua orang pasti akan bertanya …
koq bisa? kenapa? gimana kejadiannya?
gak bisa aku jawab sekarang yah… soalnya terus terang masih keingetan niiih, sampai ada yang kesel dan bilang mo sampe kapan gak cerita, yah sampai dah dapat laptop penggantinya, huehehehehe *ngarebb

gimana gak keingetan, semua kerjaan aku ada disitu…
sebagai pebisnis online, sebagai graphic designer, sebagai trainer, de el el deh pokokenya, semua file-file penting ada disitu. Porto folio, aaaahhh ngiluuuu banget deeh

Ditambah lagi, tuh barang cicilannya belum lunasss.
whaaat!! View full article »

Aktualisasi Diri

Ciri-ciri umum orang yang telah melakukan proses aktualisasi diri menurut Abraham Maslow

• Punya persepsi yang sederhana tentang dunia (orang dan keadaan)

• Menerima diri sendiri dan orang lain; punya hubungan interpersonal dan interpersonal yang harmonis

• Memiliki standar nilai-nilai yang dianut dan tidak konformistis (ikut-ikutan) sampai ke tingkat yang tidak bisa membedakan mana yang salah dan benar, mana yang dibutuhkan dan mana yang tidak dibutuhkan atau taklid buta

• Mementingkan keinginan ketimbang kekesalan (problem centered) atau memliki penguasaan terhadap problem.

• Mereka punya privasi tetapi tidak merasa kesepian

• Punya otonomi atas dirinya dalam arti bisa memerintah dan melarang dirinya untuk berkembang atau mengembangkan potensinya menjadi prestasi (strong will)

• Mereka yang memiliki kapasitas untuk menghargai kehidupan dan alam.

• Mereka punya pengalaman ketuhanan yang tidak sama dengan kebanyakan orang alias mempunyai kualitas hubungan yang mendalam.

• Punya kemampuan untuk menempatkan orang lain menurut tata karma kesopanan

• Punya hubungan personal yang unik engan teman dan sahabat

• Punya struktur karakter yang demokratis

• Mereka bisa membedakan antara jalan dan tujuan (means and ends)

• Bisa menciptakan humor yg tinggi dan filosofis

• Mereka punya gaya hidup kreatif

• Mereka menghormati budaya tetapi tidak menuhankan budaya

(copas dari Muslim Community di FB )

besarnya harapanku

Alhamdulillah kemarin izza sudah menyelesaikan hafalan Asy Syam-nya. Malam ini mau lanjut ke al Balad, hmm lama-lama bisa kebalap nih bundanya.

Ada banyak sekali harapanku untuk Izza, kuakui sebagian besar harapan itu adalah harapan yang mungkin terlewat untukku diusiaku yang memasuki kepala tiga. Semoga bukan harapan yang egois. Karena, kurasa aku bisa terbuka terhadap apapun keinginannya, orangtua hanya mengarahkan ya toh, mengarahkan ke arah kebaikan.

Mei nanti dia ulangtahun yang ke -6. Juli nanti dia masuk SD di Buahati, Condet. Aku mau menyiapkan banyak hal besar untuknya.

Rencananya mau menyiapkan kamar untuk Izza, lengkap dengan meja belajar, rak buku dan rak mainannya…

to be continued ya, bocah mo bobo dulu :D

Tips Mencetak Anak Jadi penulis
oleh Isa Alamsyah

Seringkali kami, terutama istri saya Asma Nadia, mendengar pertanyaan bagaimana caranya membuat anak bisa menulis.
Kebetulan anak kami Putri Salsa buku pertamanya diterbitkan ketika usia 8 tahun dan kini di kelas 2 SMP sudah 5 buku diterbitkan. Bukunya Cool Skool dan Best Friend Forever, tahun ini best seller setiap bulan di toko buku. Lucu dan menghibur!
Begitu juga Adam, di usia 5 tahun sudah mulai menulis cerpen di antalogi “Tangan Mungil Melukis Langit”, di usia 7 tahun mengalahkan bundanya Asma Nadia dalam lomba menulis surat cinta di Gramedia Depok, dan Adam yang kini baru kelas 4 SD sudah menyelesaikan buku pertamanya dan insya Allah terbit bulan depan.

Apakah mereka bisa menulis karena bakat?
Kalau jawabannya “YA” maka sebaiknya Anda tidak baca tulisan ini dan sebaiknya saya juga berhenti menulis artikel ini.
Untung saja jawabannya bukan bakat.
Anak-anak kami bisa menulis bukan karena mereka berbakat.
Ayah dan bundanya Asma Nadia tidak bisa menulis, tapi kenapa Asma bisa menulis?
Artinya bukan bakat yang membuat Asma Nadia bisa menulis, dan bukan bakat juga yang bisa membuat Putri Salsa dan Adam Putra Firdaus bisa menulis.
Saya juga melihat banyak penulis cilik lain yang ayah bundanya bukan penulis.
Lalu apa kuncinya?
Latihan, lingkungan dan pendidikan.

Apa yang bisa Anda lakukan?
Tips 1
Perkaya dulu kosa kata anak sejak bayi.

Selalu ngobrol dengan anak, sekalipun masih bayi. Jangan diam saja. Perkaya kosa kata mereka, selalu bicara dengan mereka, terangkan apa yang kita lakukan di depan mereka, terangkan kenapa kita begini kenapa kita begitu, ngomong aja terus kalau dekat mereka. Jangan pilih kata-kata mudah, pilih kata-kata yang beragam, jangan khawatir, mereka akan mengerti.Setiap kata baru akan merangsang pertumbuhan otak dan memperkaya kosa katanya.
Kalau lagi memandikan anak, sekalipun masih bayi bicaralah topik yang berbeda, hari ini bicara tentang sabun, besok bicara tentang air, lusa bicara tentang keramik, dsb.
Mereka bisa mendengar dan mengolah informasi yang Anda ucapkan, walaupun belum merespon.

Tip 2
Berdayakan dahulu budaya lisan.
Setelah anak-anak mendengar kita mengoceh terus sejak bayi, dijamin mereka punya kemampuan berbicara lebih cepat dan lebih aktif daripada anak yang tidak dirangsang.
Setelah mereka mulai bisa berbicara maka kita harus rangsang mereka untuk sering bercerita.
Ketika kita pulang kantor tanya pada mereka “Hari ini ananda ngapain aja? Ada yang seru nggak, coba ceritakan?”
Ketika mereka pulang sekolah tanya “Di sekolah belajar apa saja, bagaimana rasanya?”
dan lain lain
Jangan biasakan yes or no question.
“Tadi pelajaran di sekolah enak nggak” jawabannya “Ya” selesai.
Pertanyaan yes or no tidak membuat anak belajar bicara.
Pilihlah kata bagaimana, kenapa, coba ceritakan, dsb.

Tip 3
Budayakan kebiasaan membaca.
Setelah banyak menguasai kosa kata dan suka bercerita, buat anak anak suka membaca.
Cara pertama dengan sering membacakan cerita.
Cara kedua, buat ceritanya tidak selesai, buat anak penasaran jangan dihabiskan. Lalu pura-pura sibuk atau apapun yang bisa membuat anak tidak sabar menyelesaikan ceritanya sendiri. Jadi mereka akan membaca, lalu suka membaca.
Kalau anak tetap tidak suka baca, cari apa yang disukai, dan cari buku yang berhubungan dengan apa yang disukai.
Ketika mendidik Salsa kami tidak terlalu kesulitan membuatnya suka membaca. Caca (panggilan Salsaa kecil) bisa melahap Harry Potter yang teubuaaaal banget hanya dalam 1 -2 hari. Saya saja nggak sanggup.
Tapi Adam tidak tertarik membaca. Setiap kali kita ajak baca, dia hanya tertarik gambar mobil yang ada di buku, bahkan gambar mobil yang kecil sekalipun.
Suatu hari bundanya ketemu buku berbentuk mobil dan ada rodanya. Asma langsung membeli dan memberikannya pada Adam. Adam suka sekali, sesekali buku dibukanya, dan dia penasaran dengan tulisannya. Seingat saya, sejak itu ia jadi suka baca.

Tip 4
Lakukan permainan yang merangsang imaginasi bahasa
Kami biasanya melakukan permainan cerita bersambung.
Permainan lainnya adalah bercerita tanpa vokal A atau tanpa konsunan B, dsb
Ada juga permainan scattergories, atau ABC lima dasar, dengan katagori binatang, kota dsb
Kita juga bisa main adu cepat lawan kata dsb.
Permainan menulis pesan di punggung, atau pesan berantai dipunggung.
Permainan pesan berantai juga bisa.
Kalau Anda bisa membawakannya menarik pasti anak akan ketagihan main ini. Mereka tidak sadar bahwa mereka sedang belajar.

Tip 5
Ajak anak menganalisa film.
Kalau nonton film dengan anak, selain bicara moral film kita juga bisa bicara penceritaan film.
Misalnya, “Adam tahu nggak kenapa ada temannya yang jahat di cerita itu?”
Itu karena film menarik kalau ada yang antagonis. Menciptakan konflik.
“Apa menurut kalian kekurangan film ini?”
“Menurut kamu film ini sama itu bagusnan mana? Kenapa?”
Kita bisa bicara tentang alur, klimaks, dsb tentang film.
Jangan khawatir, satu dua film Anda diskusi dengan anak, ke tiga keempat mereka bisa PD kasih komentar.

Tip 6
Biasakan anak-anak dekat lingkungan yang merangsang membaca dan menulis.
Ajak anak-anak ikut launching buku anak.
Belikan buku anak yang ditulis oleh anak, sehingga mereka sadar kalau mereka juga bisa, karena anak lain bisa. Membeli buku yang ditulis oleh anak lain juga membangkitkan semangat anak Indonesia untuk berkarya.
Salsa punya semangat menulis karena merasa terusik sepupunya Faiz yang bisa menulis, Adam merasa harus bisa menulis karena kakak dan sepupunya bisa menulis.
Asma Nadia sendiri suka menulis karena dorongan kakaknya Helvy Tiana Rosa. Saya sendiri PD menulis karena dikoreksi Asma.
Jadi lingkungan ini membuat kita bisa percaya diri menulis.

Ini sedikit tips yang saya berikan, semoga bermanfaat.

Dalam waktu dekat saya dan Asma Nadia berencana mengadakan training parenting untuk orang tua (training satu hari ini bisa membuat orang tua mempunyai goal setting mempersiapkan anak mandiri ketika SMA dengan kaya kemampuan. Sangat cocok terutama untuk orangtua yang punya anak di bawah 2 tahun, cocok buat orang tua anak balita, tapi kalau anak sudah lebih tua pun tetap bermanfaat.
Selesai training orang tua punya plan besar yang disesuaikan dengan kondisi setiap anak.

Kami juga akan mengadakan training mencetak anak jadi penulis. Di training ini orang tua akan diajarkan praktek dari tips di atas dan tambahan tips lainnya untuk mencetak anak penulis.

Selain itu juga ada training buat peserta anak-anak untuk belajar jadi penulis, di antara pembicara adalah penulis anak sendiri agar lebih termotivasi.

Jika berminat dengan training kami, silahkan direspon training mana yang diminati, untuk pendataank ami butuh data di daerah mana saja training bisa diadakan, tergantung minat peserta.

http://bit.ly/9Z4Opg

dedicated to Izza

mulai mengaktifkan blog ini… smoga bisa konsisten

rencananya blog ini diaktifkan untuk izza, aku akan posting semua tips dan trik mendidik izza, mengatur jadwal rumah tangga dan keluarga

tujuannya biar lebih terorganisir, dan lebih mudah untuk belajar, juga jadi jurnal untuk izza dikemudian hari, biar kelak dia besar, dia bisa tahu apa saja kendala, harapan dan do’a baginya

activated

diaktifkan lg….

i wanna be

I wanna be carved ice,
stand up with grace.

I wanna be stone mountain,
rejecting all pain.

I wanna be fast river stream,
moving with full esteem.

I wanna be dark blue ocean,
with cool emotion.

Because i’m a woman…
a wife…
and a mother…

sad news

kemaren blogwalking
ke blognya almarhumah teh Inong atau Bunda Zidan dan Syifa
Jadi inget kejadiannya setahun yang lalu….

Today reading friend’s blog:
Innalillahi wa inna illaihi raajiuun.
Telah berpulang Umak/ Nenek Ve di Bukittinggi tgl 20 September 2007 jam 12.35 waktu Denmark ( perbedaan waktu 5 jam dengan Indo ).

read this and this

SMS recieved 09:56 WIB
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. telah meninggal dunia mama dan adiknya Alit dalam proses melahirkan jam 05.30 tadi…. Semoga Allah m’ampuni smua dosanya, dterima smua amal ibadahnya & mdapatkan tempat terbaik disisi Allah. Smoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, Amiin…

SMS forwarded 12:41 WIB
Desi (adik Lisa) :
Mohon do’anya. Insya Allah hari ini kak Lisa akan operasi pengangkatan kista paru2 di RS. Lem Ooh Whe, Penang. Kondisi terakhir kritis, tlg sebarkan.
read this

speachless….

dear friends [untuk siapapun yang baca postingan ini], tolong bantu do’a yah untuk my dear sister : Fatmalisa [Lisa] walaupun anda gak kenal beliau…..

snow on the sahara

sejak baca edensor, aku jadi menyukai [kembali] lagu lawasnya Anggun- Snow on the Sahara.
ketika Ikal akhirnya berhasil mewujudkan mimpi-mimpinya ketika SD di pedalaman melayu belitong, bisa kuliah di Sorborn France dan keliling Eropa sampai Afrika… dia bagai menebar salju yang berderai di tengah gersangnya sahara.

edensor

and i wish all my dream will come true also…walau saat ini beberapa harap mulai memudar, di tengah adaptasi dan kesibukan yang menyita..

s  n  o  w     o  n     t  h  e     s  a  h  a  r  a

Only tell me that you still want me here
When you wander off out there
To those hills of dust and hard winds that blow
In that dry white ocean alone

Lost out in the desert
You are lost out in the desert

But to stand with you in a ring of fire
I’ll forget the days gone by
I’ll protect your body and guard your soul
From mirages in your sight

Lost out in the desert

If your hopes scatter like the dust across your track
I’ll be the moon that shines on your path
The sun may blind our eyes, I’ll pray the skies above
For snow to fall on the sahara

If that’s the only place where you can leave your doubts
I’ll hold you up and be your way out
And if we burn away, I’ll pray the skies above
For snow to fall on the sahara

Just a wish and I will cover your shoulders
With veils of silk and gold
When the shadows come and darken your heart
Leaving you with regrets so cold

Lost out in the desert

Happy Ramadhan 1428H

Maaf lahir batin yah, smoga Ramadhan kali ini jauh lebih baik dari tahun lalu

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.